Cara Menyembuhkan Orang Kesurupan
Kesurupan adalah fenomena yang telah dikenal di berbagai budaya dan tradisi di seluruh dunia. Bagi sebagian orang, kesurupan dianggap sebagai gangguan mistis akibat makhluk tak kasat mata yang merasuki tubuh manusia. Namun, di sisi lain, dunia medis melihat kesurupan dari sudut pandang gangguan mental yang dikenal sebagai possession trance disorder atau gangguan disosiatif.
Artikel ini akan mengupas tuntas tentang cara menyembuhkan orang kesurupan dari dua perspektif, yaitu pendekatan medis dan pendekatan tradisional atau spiritual. Selain itu, Anda juga akan memahami penyebab, ciri-ciri, dan langkah pencegahan kesurupan.
Baca Juga : Penyebab Asam Lambung Naik Karena Stres: Apa yang Harus Kita Ketahui?
1. Apa Itu Kesurupan?
Kesurupan adalah kondisi di mana seseorang kehilangan kendali atas tubuh dan kesadarannya. Orang yang kesurupan sering kali bertingkah aneh, berbicara dengan bahasa yang tidak dikenali, dan menunjukkan perilaku di luar kebiasaan.
Dari perspektif tradisional, kesurupan diyakini terjadi ketika makhluk gaib seperti jin, roh, atau entitas lain merasuki tubuh seseorang. Sementara dari pandangan medis, kondisi ini termasuk ke dalam gangguan disosiatif yang disebut possession trance disorder, yaitu gangguan mental di mana identitas pribadi seseorang tergantikan oleh entitas lain secara sementara.
2. Penyebab Kesurupan
a. Perspektif Medis
Menurut ilmu kedokteran, kesurupan dikategorikan sebagai bagian dari gangguan disosiatif. Beberapa penyebab medis kesurupan meliputi:
- Trauma Psikologis: Pengalaman buruk di masa lalu, terutama kekerasan fisik atau emosional, dapat menyebabkan gangguan disosiatif.
- Stres Berat: Stres berat yang tidak tertangani dapat memicu kondisi mental yang membuat seseorang "terputus" dari realitas.
- Pengaruh Lingkungan: Faktor lingkungan, seperti sering berada di tempat-tempat angker, dapat memengaruhi sugesti seseorang hingga memicu kesurupan.
- Kelelahan Ekstrem: Kondisi tubuh yang terlalu lelah juga dapat menyebabkan seseorang kehilangan kesadaran, yang mungkin disalahartikan sebagai kesurupan.
Baca Juga : Manfaat Terapi Menulis untuk Meningkatkan Kesehatan Mental dan Emosi
b. Perspektif Tradisional
Dari sudut pandang tradisional atau spiritual, kesurupan disebabkan oleh makhluk gaib yang masuk ke tubuh manusia. Beberapa faktor penyebabnya adalah:
- Tidak Menjaga Kebersihan Diri: Tempat kotor atau tubuh yang tidak bersih dianggap menarik makhluk gaib.
- Melanggar Pantangan Adat: Melakukan sesuatu yang dilarang oleh adat atau kepercayaan setempat bisa memicu gangguan dari makhluk tak kasat mata.
- Mengunjungi Tempat Angker: Berada di lokasi-lokasi angker tanpa penjagaan spiritual sering dikaitkan dengan risiko kesurupan.
3. Ciri-Ciri Orang yang Kesurupan
Kesurupan dapat dikenali dari perubahan perilaku dan kondisi fisik seseorang. Berikut ciri-ciri yang biasanya muncul pada orang yang kesurupan:
- Mata Melotot atau Tertutup Rapat: Tatapan kosong atau mata terpejam erat sering terlihat pada orang yang kesurupan.
- Berbicara dengan Suara yang Berbeda: Tiba-tiba berbicara dengan suara yang lebih berat, lebih nyaring, atau berbicara dalam bahasa asing yang tidak pernah dipelajari sebelumnya.
- Tingkah Laku Tidak Wajar: Melakukan gerakan-gerakan aneh, seperti merangkak, berlari tanpa arah, atau menunjukkan kekuatan yang tidak biasa.
- Tidak Sadarkan Diri: Setelah episode kesurupan selesai, orang tersebut sering kali tidak ingat apa yang telah terjadi.
- Perubahan Fisik: Terkadang, wajah terlihat berbeda atau postur tubuh berubah drastis.
Baca Juga : Cara Mengatasi Stres dan Kecemasan di Tempat Kerja: Panduan Praktis untuk Kesehatan Mental
4. Cara Menyembuhkan Orang Kesurupan
a. Pendekatan Spiritual dan Tradisional
1. Ritual Pengusiran Makhluk Halus
Dalam tradisi tertentu, dukun, paranormal, atau pemuka agama melakukan pengusiran makhluk halus dengan mantra, doa, atau penggunaan benda-benda tertentu seperti keris, dupa, atau air suci.
Langkah-langkah umum pengusiran tradisional:
- Membacakan doa atau mantra tertentu.
- Mengusapkan air yang telah didoakan ke tubuh orang yang kesurupan.
- Menggunakan alat khusus seperti keris atau batu akik sebagai media pengusiran.
2. Ruqyah Syar'iyyah (Dalam Islam)
Ruqyah adalah proses penyembuhan menggunakan ayat-ayat Al-Qur'an dan doa-doa tertentu. Praktik ini banyak digunakan di kalangan umat Islam. Ayat-ayat yang sering dibacakan meliputi:
- Al-Fatihah
- Ayat Kursi (QS. Al-Baqarah: 255)
- Surah Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas
Langkah-langkah Ruqyah:
- Membacakan ayat-ayat Al-Qur'an di dekat orang yang kesurupan.
- Meniupkan udara ke arah tubuh orang yang kesurupan sambil membaca doa.
- Memijat area tertentu, terutama kepala dan tangan.
b. Pendekatan Medis
1. Psikoterapi
Psikoterapi bertujuan untuk membantu pasien mengatasi trauma atau stres yang menjadi penyebab utama kesurupan. Psikolog atau psikiater akan menggunakan terapi kognitif dan perilaku untuk membantu pasien memproses emosi dan mengatasi masalah.
Baca Juga : Cara Menyembuhkan Stroke Sebelah Kanan
2. Pemberian Obat Psikotropika
Jika kesurupan dianggap sebagai gangguan disosiatif yang parah, psikiater mungkin meresepkan obat-obatan seperti antidepresan atau obat penenang. Obat-obatan ini bertujuan untuk menstabilkan kondisi mental pasien.
3. Terapi Relaksasi dan Hipnoterapi
Hipnoterapi dapat membantu pasien mengakses pikiran bawah sadar mereka, memungkinkan psikiater mengidentifikasi dan mengatasi akar penyebab kesurupan.
Baca Juga : Cara Menyembuhkan Batuk dengan Cepat Tanpa Obat
5. Pencegahan Kesurupan
Lebih baik mencegah daripada mengobati. Berikut cara-cara mencegah kesurupan dari perspektif tradisional dan medis:
a. Pencegahan Spiritual
- Perbanyak Doa dan Dzikir: Membiasakan diri membaca doa sebelum tidur dan dzikir harian dipercaya dapat melindungi seseorang dari gangguan makhluk gaib.
- Hindari Tempat Angker: Jika tidak perlu, hindari tempat-tempat yang dikenal sebagai lokasi angker atau sarang makhluk gaib.
- Jaga Kebersihan Diri dan Rumah: Membersihkan diri dan rumah dari kotoran serta barang-barang tak layak dipercaya dapat mencegah makhluk gaib mendekat.
b. Pencegahan Medis
- Hindari Stres Berlebihan: Mengelola stres dengan relaksasi, meditasi, atau olahraga dapat mencegah gangguan mental.
- Perkuat Dukungan Sosial: Berbagi masalah dengan keluarga atau teman dapat mengurangi risiko gangguan mental.
- Konsultasi Psikolog: Jika merasa memiliki gejala gangguan disosiatif, sebaiknya konsultasikan ke psikolog atau psikiater.
Baca Juga : Cara Menyembuhkan Kalazion : Panduan Lengkap dan Efektif
Kesimpulan
Kesurupan dapat dilihat dari dua sudut pandang yang berbeda: perspektif tradisional dan medis. Dari sudut pandang tradisional, kesurupan disebabkan oleh gangguan makhluk gaib, sementara dari sisi medis, kesurupan adalah bentuk gangguan disosiatif.
Cara penyembuhannya pun beragam. Pendekatan spiritual melibatkan doa, ruqyah, dan pengusiran makhluk gaib, sedangkan dari sisi medis, penanganannya meliputi psikoterapi, obat-obatan, dan hipnoterapi.
Untuk mencegah kesurupan, penting untuk menjaga kebersihan, membaca doa perlindungan, dan mengelola stres. Jika Anda atau orang terdekat mengalami kesurupan, cobalah tetap tenang dan lakukan langkah-langkah pertolongan yang telah dijelaskan di atas.
Dengan pemahaman yang baik tentang penyebab, gejala, dan cara mengatasinya, Anda dapat menghadapi fenomena kesurupan dengan lebih bijak dan efektif. Semoga informasi ini bermanfaat dan dapat menjadi panduan saat menghadapi situasi kesurupan.
0 Comments